Sebagai orang tua, amat berterimakasih bisa menyelesaikan tahun ajaran kelas 8 meski dengan susah payah. Maklum bahasa Indonesia anak saya, Zakaria menjadi kendala. Delapan tahun tinggal di London sejak TK besar membuat dia memiliki vocabulary sangat miskin.
Saya ingat bilang sama Zaka. You harus belajar bahasa Indonesia, atau nanti tidak bisa pulang karena kemanapun ngak bisa komunikasi. Makanya ketika masuk sekolah dengan bahasa pas pasan akhirnya lumayan berkembang meski jauh dari memuaskan.
Bukan hanya soal bahasa yang berat tetapi pelajaran sains dan matematikanya luar biasaa susahnya ! Saya juga yang harus membantu berfikir berat melihat rumus-rumus dan berbagai soal ditambah lagi dengan IPS terpadu.
Kini sudah berlalu, tahun ajaran baru hopely bisa membangkitkan semangat baru.
Hanya karena rencanya Zaka tahun depan akan pulang ke London, kami juga harus mempersiapkan mengikuti GSCE, ujian nasional untuk kelas 11 yang juga susahnya luar biasa. Makanya kemarin waktu nengok kakaknya ke London, membawa dua buku untuk dipelajari yakni Sains dan Matematika.
Tapi, yang jelas pelajaran sains dan matematika di Indonesia memang hebat dan mendalam. Rasanya kalau diadu dalam bidang ini siswa SMP Indonesia dengan Inggris tidak akan mudah kalah. Hanya pelajaran kreatifitas dan berdiskusi agak kurang.