Feeds:
Posts
Comments

SMPIT Auilya Goes Online

Alhamdulillah saya sudah bisa mengakses situs resmi SMPIT Auliya yang disatukan dengan grup sekolah Auliya.

Berikut ini teasernya:

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Auliya dengan Kurikulum Plus, Metode Student Active Learning dan Contextual Learning, pembekalan pada pendidikan agama didukung dengan keunggulan fasilitas, layanan dan SDM yang mumpuni, diharapkan mampu membentuk siswa/i yang berprestasi, sarat keterampilan dan berahlak mulia.

MPIT Auliya menggunakan Kurikulum Plus, yakni Kurikulum Nasional yang diperkaya dengan Kurikulum khas Auliya. Diharapkan, pada akhir pendidikan siswa mampu mencapai nilai akademik 8 dan nilai rata – rata UN (Ujian Negara) Diknas 8. Disamping memiliki nilai dengan predikat baik secara akademis, Siswa/i SMPIT Auliya juga dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam Teknologi Informasi, dengan penguasaan pada kemampuan komputer MS Office, Desain Grafis, Internet dasar dan Web Design bersertifikasi internasional bekerja sama dengan lembaga CAL ( Computer Assited Learning ), serta mengikuti Program Bilingual ; English Class Room Language English Environment, English Performance dan English Time dalam program ekstrakurikuler.

Selengkapnya bisa di akses di Auliya School

Top: City of London skyline, Middle: Palace of...
Image via Wikipedia

Belajar bahasa Inggris tidak perlu repot-repot. Jika kita sering keluar masuk dunia maya, maka sebuah situs BBC Indonesia menyediakan program bahasa Inggris Audio.

Dan lebih mudah lagi selain teks kita juga bisa mendengarkan perbincangan bahasa Inggris yang disertai terjemahannya.

Silahkan lihat di BBC Bahasa Inggris.

Reblog this post [with Zemanta]

Tantangan SMPIT Auliya

London from the Stone Gallery
Image by otrocalpe via Flickr

Dalam perjalanan ke depan, SMPIT Auliya memiliki kesempatan besar dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan.

Kesempatan itu adalah melahirkan sebuah komunitas yang komitmen tidak hanya menyelesaikan agenda kurikulum yang sangat berat tetapi lebih dari itu menumbuhkan kultur budaya belajar yang berwawasan ke depan.

Artinya, bahwa teknis kurikulum harus selesai, bahwa Ujian Nasional menjadi tolok ukur keberhasilan sekolah dan bahwa angka-angka yang muncul dari ujian sumatif dan akhir juga menjadi ukuran, lebih dari itu sekolah bertanggung jawab mempersiapkan siswa untuk hidup di abad ke-21.

Intelejensi bisa dibina dan dikembangkan melalui tes dan ujian namun karakter yang memiliki global mind harus ditumbuhkan sejak ini.

Para siswa tidak hanya akan berkompetisi dengan rekan sewarga negaranya di Indonesia tetapi seharusnya mereka diajak untuk melihat diri sendiri sebagai kompetisi menghadapi yang terbaik di Amerika, Australia, Inggris dan mungkin Singapura dan Malaysia.

Mereka harus dipersiapkan sebagai global leader dan global player tidak hanya hidup sebatas di Indonesia, mencari jabatan-jabatan dan bisnis lokal.

Dari mindset seperti inilah akan tumbuh dari komunitas Auliya ini sebuah semangat kebersamaan dari orang tua, siswa dan guru untuk membangun sebuah generasi baru yang memilih pengabdian lebih luas di tahun-tahun mendatang.

Para siswa perlu diajak sebuah pengalaman yang melihat horison lebih luas melalui diskusi, debat, tukar pikiran dan kunjungan yang menghidupkan semangat learning yang luar biasa

Reblog this post [with Zemanta]

Sebagai orang tua, amat berterimakasih bisa menyelesaikan tahun ajaran kelas 8 meski dengan susah payah. Maklum bahasa Indonesia anak saya,  Zakaria menjadi kendala. Delapan tahun tinggal di London sejak TK besar membuat dia memiliki vocabulary sangat miskin.

Saya ingat bilang sama Zaka. You harus belajar bahasa Indonesia, atau nanti tidak bisa pulang karena kemanapun ngak bisa komunikasi.  Makanya ketika masuk sekolah dengan bahasa pas pasan akhirnya lumayan berkembang meski jauh dari memuaskan.

Bukan hanya soal bahasa yang berat tetapi pelajaran sains dan matematikanya luar biasaa susahnya ! Saya juga yang harus membantu berfikir berat melihat rumus-rumus dan berbagai soal ditambah lagi dengan IPS terpadu.

Kini sudah berlalu, tahun ajaran baru hopely bisa membangkitkan semangat baru.

Hanya karena rencanya Zaka tahun depan akan pulang ke London, kami juga harus mempersiapkan mengikuti GSCE, ujian nasional untuk kelas 11 yang juga susahnya luar biasa. Makanya kemarin waktu nengok kakaknya ke London, membawa dua buku untuk dipelajari yakni Sains dan Matematika.

Tapi, yang jelas pelajaran sains dan matematika di Indonesia memang hebat dan mendalam. Rasanya kalau diadu dalam bidang ini siswa SMP Indonesia dengan Inggris tidak akan mudah kalah. Hanya pelajaran kreatifitas dan berdiskusi agak kurang.

Belajar dan mengajar di ruang kelas sering terjebak dalam rutinitas. Siswa kadangkala menurun semangatnya karena beban sudah sangat besar. Para siswa ini pergi sekolah tidak dengan mind and body yang fresh tetapi dengan berbagai tekanan.

Kadangkala juga para guru karena dikejar kurikulum sehingga merasa dikejar-kejar, apalagi ujian akhir semester juga menjadi kewajiban agar anak didiknya juga lulus.

Diperlukan pendekatan yang kreaktif dan menarik agar proses pendidikan memberikan hasil optimal.

Artikel yang berjudul Kreativitas di dalam kelas merupakan salah satu pendekatan segar untuk meningkatkan kinerja pendidikan.

Artikel menarik bagi siswa, guru dan orang tua juga dapat dibaca selengkapnya di Creative Thinking Network.

auliya goes betterSudah menjadi tantangan di tahun 2009 M dan 1430 H ini adalah memperbaiki seluruh aspek pendidikan di Auliya. Meski saya dan Zaka kemungkinan mengalami dua tahun saja atau mungkin kurang karena akan kembali ke London – Insya Allah – tetapi sangat ingin memberikan kontribusi dalam pendidikan di Indoensia.

Kontribusi bisa berupa pemikiran atau gagasan meski mungkin masih terasa terlalu dini.

Tiga tahun bagi anak-anak SMP merupakan golden years.  Jangan sampai disia-siakan. Pendidikan keilmuan, ahlak dan emosional merupakan fundasi bagi masa depan mereka.

Tahun 2009 harus merupakan satu pijakan untuk menaiki tangga selanjutnya yang lebih tinggi. Auliya Community have to go from good to better.

Pengadaan air

Beberapa catatan dari rekaman pengunjung blog misalnya perlunya perbaikan sanitasi dan air untuk menunaikan kewajiban shalat dan sarana pendukung kebersihan.  Kata pengunjung blog ini sangat esensial. Air memang mahal tetapi segala cara harus ditempuh untuk menjadikan ketersediaan air itu bagian dari pendidikan menyeluruh. Teknologi sekarang telah memungkinkan mengadakan air di daerah sesulit apapun, apalagi di daerah Jombang realtif tidak gersang.

Meningkatkan perpustakaan

Seorang teman pernah memiliki gagasan mengadakan book’s day untuk mengisi perpustakaan sekolah. Siapa tahu kalau setiap sementer diadakan sumbang buku maka akan terkumpul setidaknya lebih adri 10 buku atau majalah yang bermanfaat.  Saya teringat di Nelson Primary School dimana sekolah setiap setahun sekali mengundang penerbit datang untuk memperkenalkan buku dan mennjualnya dengan diskon besar. Keuntungannya dibagi dua dengan cara sekolah mendapat bagian berupa buku dari hasil penjualan itu. Biasanya Zaka dan kakaknya mesti ngotot membeli satu buku. Bagaimana ?

Karakter siswa masa depan

Peter F Drucker salah satu penulis dan visioner mengenai manajemen menuliskan mengenai dunia yang akan dihadapi dan mungkin sebagian sudah terwujud. Akan muncul masyarakat berpengetahuan, knowledge worker dan juga produk padat pengetahuan. Masyarakat akan membutuhkan produk yang pada ilmu pengetahuan, bukan padat otot atau fisik. Sebagian perkiraan Drucker mungkin 10 tahun lalu ini sudah banyak yang terwujud. Pengetahuan menjadi sesuatu yang sangat penting tidak hanya jumlah tetapi sistematikanya.

Drucker secara tidak langsung memberikan pesan, dunia pendidikan sekarang harus memfokuskan kepada bagaimana menciptakan siswa yang siap menghadapi dunia yang makin pada ilmu. Mereka berkompetisi tidak hanya pada tingkat lokal, nasional atau regional, namun mereka akan berkompetisi dengan dunia global. Anak-anak disiapkan untuk menghadapi kompetsi dalam dunia ilmu yang cepat berkembang. Teknologi berubah dalam beberapa bulan sekali.

Di tengah produk padat ilmu ini maka karakter dan iman merupakan sebuah pegangan sangat penting. Mengapa? Di tengah keniscayaan bahwa ilmu akan mendorong manusia menjadi mulia tetapi ilmu juga akan menyebabkan kekacauan dan kerusakan.Oleh sebab itu landasan kekuatan ilmu ini sudah menjadi bagian dari pendidikan sekarang disandingkan dengan kemampuan zikir.

Dalam bahasa Surat Ali Imran 191, bhasa zikir dan fikir ini seimbang. Dengan keseimbangan zikir dan fikir inilah akan lahir generasi yang tidak hanya mencintai ilmu, haus akan kedalaman pengetahuan tetapi juga tebal dengan bekal keruhanian. Perjalanan keilmuan ini merupakan bagian dari perjalanan zikir.

Soal mengejar ilmu, Surat Al Alaq sudah memberikan pesan kuat Iqra ! Perintah inilah yang bisa dikatakan sebagai dasar kemudian munculnya pesan Drucker dan juga apa yang disebut Naisbit sebagai knowledge organization, sebuah lembaga yang senantiasa memberikan arahan kepada anggotanya untuk senantiasa memadatkan ilmu pengetahuannya.

SMPIT Auliya sudah menjadi keniscayaan menyiapkan tiga tahun masa pendidikan ini mengkombinasikan antara zikir dan fikir antara ruhani dan jasmani dan dilengkapi dengan semangat untuk mengaplikasikan teknologi mutakhir dalam perjalanan pendidikan. Tiga tahun ini singkat, namun akan memberikan landasan kuat agar siswa Auliya nantinya go global.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.